SUKSES

Thursday, December 28, 2017

Sejarah Penulisan Al-Qur'an

Penulisan AL-Qur'an:
ketika diturunkan satu atau beberpa ayat, Rasul SAW langsung menyuruh parah sahabat untuk menghafalkannya dan menuliskannya di hadapan beliau Rasulullah mediktenya kepada para menulis AL-Qur'an. para penulis Al-Qur'an menuliskannya ke dalam lembaran yang terbuat dari kulit, daun, kaghid, tulang yang tipis, pelepah kurma, dan batu batu tipis.

Mengenai lembaran lembaran ini Allah SWT berfirman :

راسلون منالاه يتلو شحفان مظاهره

Rasuulun minallaaHi yatluu shuhufan muthaHHarah

Artinya:
(yaitu) seorang utusan Allah (yakni Muhammad) yang membacakan lembaran lembaran yang di sucikan (Al-Qur'an) (QS. Al-Bayyinah [98]:2).

Rasulullah SAw mengizinkan kaum muslimin untuk menulis Al-Qur'an berdasarkan apa yang beliau dektekan kepada para penulis Al-Qur'an Rasulullah SAW Bersabda :

لا تكتبو أني و من كتب أني غيرل قرءان فاليمهه 
Laa taktubuu ‘annii, wa man kataba ‘annii ghairal qur`aani falyamhuHu

Artinya :
Janganlah kalian menulis dari aku. Barang siapa yang telah menulis dari aku selain Al-Qur'an hendaknya ia menghapusnya. (HR. Muslim).

Rasulullah tidak khawatir dengan hilangnya aya ayat Al-Qur'an karena Allah telah menjamin untuk memeliharanya berdasarkan nash yang jelas:

إناء نحن نزلنادز دزيكرا و إناء له لحفظهن 

Innaa nahnu nazzalnadz dzikra wa innaa laHu lahaafizhuun

Artinya :
Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Qur'an dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya. (QS. Al-Hijr [15]:9).

Rasulullah SAW gembira dan ridha dengan Al-Qur'an sebagai mukjizat terbesarnya yang dapat digunakan sebagai hujjah terhadap orang-orang arab maupun orang-orang di seluruh duniah.
Ketika Nabi SAW wafat, Al-Qur'an secara keseluruhan sudah ditulis pada lembaran-lembaran, tulang-tulang, pelepah kurma, dan batu-batu tipis, dan di dalam hafalan para sahabat RA.

Sekian penjelasan saya, saya cuma menyebar luaskan yang saya tau TERIMAKASIH.


No comments:

Post a Comment